Jakarta, BNI wondrX 2026 mencatat capaian impresif. Selama tiga hari pelaksanaan pada 21–23 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, nilai transaksi menembus lebih dari Rp2,7 triliun, tumbuh 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan sekaligus melampaui target pertumbuhan yang ditetapkan sebesar 14 persen.
Antusiasme publik juga meningkat signifikan. Lebih dari 100 ribu pengunjung memadati gelaran tersebut, naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 76 ribu pengunjung.
Mengusung tema “One Ecosystem, Continuous Motion”, BNI wondrX 2026 tidak sekadar menawarkan promo perbankan. Hampir 400 tenant dari sektor properti, otomotif, travel, kuliner, lifestyle, olahraga hingga kebutuhan keluarga dihimpun dalam satu ekosistem untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan solusi finansial.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa transformasi perbankan semakin bergeser dari sekadar menawarkan produk menuju penyediaan solusi yang mengikuti kebutuhan masyarakat.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan, ukuran keberhasilan BNI tidak cukup hanya dilihat dari laba, aset maupun penyaluran kredit. Menurutnya, relevansi layanan dan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan transformasi perbankan.
“Kehadiran wondr by BNI dan penguatan layanan digital BNI menunjukkan bagaimana transformasi perbankan harus berangkat dari kebutuhan manusia, bukan dari sisi kepentingan BNI saja,” ujar Rosan saat membuka BNI wondrX 2026.
Transaksi Melampaui Ekspektasi
Sebelum acara berlangsung, BNI mematok target pertumbuhan transaksi 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun realisasi justru mencapai 20 persen.
Kinerja tersebut ditopang berbagai solusi di area Housing, Automotive, Travel, Food and Beverage, Lifestyle, Sports and Hobby hingga Family Activation. Program promo, fasilitas cicilan, cashback serta kemudahan pembayaran menggunakan Kartu BNI dan wondr by BNI turut mendorong aktivitas transaksi.
Pengunjung juga tidak hanya datang untuk melihat produk. Mereka dapat berkonsultasi, memperoleh informasi, menghitung simulasi pembiayaan hingga merealisasikan kebutuhan melalui transaksi.
Hampir 400 Tenant Jadi Magnet Pengunjung
BNI wondrX 2026 melibatkan sekitar 400 tenant, terdiri dari 31 tenant Automotive, 20 Housing, 25 Travel, 44 UMKM binaan, 141 Retail and Lifestyle, 130 Food and Beverage serta 7 tenant Emerald Lounge.
Komposisi tersebut membuat wondrX menjadi ruang temu antara konsumen, pelaku usaha dan layanan finansial. Kebutuhan membeli rumah, kendaraan, merancang perjalanan, berbelanja, kuliner hingga aktivitas keluarga dikemas dalam satu pengalaman.
Bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, tingginya jumlah pengunjung menjadi peluang memperluas eksposur, menjaring konsumen baru dan meningkatkan transaksi.
Transaksi Digital Didorong, Keamanan Tetap Dikawal
Besarnya aktivitas transaksi digital juga diimbangi dengan edukasi pelindungan konsumen. BNI bersama Bank Indonesia menghadirkan talkshow Pelindungan Konsumen dan Literasi Keuangan sebagai bagian dari Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER PK).
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengingatkan bahwa percepatan digitalisasi harus disertai peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman siber.
“Edukasi dan literasi menjadi bagian penting untuk membantu masyarakat mengenali berbagai modus kejahatan siber dan semakin bijak dalam menjaga keamanan data maupun transaksi keuangan,” kata Okki.
Dengan transaksi yang menembus Rp2,7 triliun dan jumlah pengunjung melampaui 100 ribu orang, BNI wondrX 2026 menunjukkan daya tarik kuat ekosistem yang menggabungkan layanan finansial, teknologi, perdagangan dan gaya hidup.
Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa perbankan kini dituntut bukan hanya hadir saat masyarakat membutuhkan layanan keuangan, tetapi mampu menjadi bagian dari berbagai keputusan ekonomi masyarakat sehari-hari.

